Saturday, April 28, 2012

Idul Fitri tidak sepenuhnya berarti kembali suci


Arti Idul fitri secara etimologi

Secara etimologi fitri’ pada ‘Iedul Fitri’ bukan berasal dari ‘FITHROH’ tetapi dari kata ‘FITHR’ (fathoro-yafthuru-ifthor) yang artinya ‘berbuka’. Jadi frasa ‘Idul fitri’ artinya ‘kembali berbuka’. Maksudnya, kembali seorang yang tadinya berpuasa diperbolehkan melakukan makan-minum di pagi hari pada tanggal 1 Syawal tersebut atau tanda bhwa bln ramadhan telahh berakhir.
 pendapat yang mengartikan idul Fithri dengan “kembali menjadi suci” tidak sepenuhnya benar, karena kata “Fithri” apabila diartikan dengan “Suci” tidaklah tepat. Sebab kata “Suci” dalam bahasa Arabnya adalah “Al Qudus” atau “Subhana”.


Untuk memperoleh pengertian itu kita bisa memulainya dengan melihat makna asal ungkapan Arabid al-fithr. Kata id berasal dari akar kata yang sama dengan kata `awdah atau `awdat-un`adabatau adat-un dan isti’adat-un. Semua kata-kata itu mengandung makna asal “kembali” atau “terulang” (perkataan Indonesia “adat-istiadat” adalah pinjaman dari bahasa Arab `adat-un wa isti ‘adat-un yang berarti sesuatu yang selalu akan terulang dan diharapkan akan terus terulang, yakni, sebagai “adat kebiasaan”). Dan hari raya diistilahkan sebagai id karena ia datang kembali berulang-ulang secara periodik dalam daur waktu satu tahun.

Namun pemahaman tentang Idul Fitri yaitu kembali suci ini didasari  oleh sebuah hadits Rasullullah SAW seperti yang telah ditulis di atas yaitu :
“Barang siapa yang melaksanakan ibadah shaum selama satu bulan dengan penuh keimanan kepada Allah SWT maka apabila ia memasuki Idul Fithri ia akan kembali menjadi Fithrah seperti bayi (Tiflul) dalam rahim ibunya “ (HR Bukhari )..

Arti kata Minal Aidzin wal faidzin
Minal Aidzin wal faidzin, maka kita akan mengtahui bahwasanya artinya bukan “Mohon maaf lahir dan batin.”
MIN AL AIDIN WAL FAIDZIN
Jika kita mengartikannya secara bahasa dengan cara dipotong-potong kalimatnya,

Min, artiinya “termasuk”.
Al-aidin, artinya”orang-orang yang kembali”
Wa, artinya “dan
Al-faidzin, artinya “ menang”.
Sehingga makna MINAL AIDIN WAL FAIDZIN adalah “termasuk dari orang-orang yang kembali(dari perjuangan ramadhan) sebagai orang yang menang”.

0 komentar:

Post a Comment

Template by:

Free Blog Templates